16.3.10

Jenglot ( Bathara Karang )


Jenglot atau lebih populer dengan nama Bethara Karang telah lama dikenal sebagian masyarakat yang menggemari koleksi berbagai macam ajimat, pusaka, atau benda-benda keramat bernergi gaib. Jenglot wujudnya seperti mummy dengan ukuran panjang 5 cm, ada yang >10 cm. Bethara Karang memiliki ciri khas, tubuhnya mirip tubuh manusia yang kurus kering seperti mummy, kukunya panjang bisa mencapai 2 cm lebih, panjang rambutnya biasanya melebihi panjang tubuhnya, matanya hitam tak mempunyai putih mata, tidak bisa berkedip alias selalu melotot. 


Wajah Jenglot menyeramkan hampir mirip seperti topeng leak Bali tetapi berwarna hitam kelam. Sekitar tahun 1993 penemuan Jenglot   menghebohkan masyarakat hingga pernah di tes DNA oleh pakar medis UI, ternyata memiliki struktur kromosom yang mirip manusia. Pernah terjadi polemik tentang asal usul Jenglot, di satu pihak dikatakan sebagai rekayasa belaka. Di lain pihak Jenglot diyakini sebagai wujud manusia yang tengah mengalami hukuman Tuhan. Saya pun tak pernah ingin dan penasaran untuk mengungkap apa atau siapa sejatinya Jenglot itu, sebab bagi saya pribadi “benda” itu tak memiliki keistimewaan apapun. Sebaliknya lebih banyak saya mendengar cerita buruk dari kisah Jenglot yang dialami para pemiliknya atau pada saat benda tersebut dipamerkan di mal-mal. Misalnya, seorang pengunjung menatap mata Jenglot kemudian tiba-tiba kesurupan. Rambut dan kuku Jenglot atau Jenglot juga dapat tumbuh semakin panjang. Sehingga sejak itu setiap kali Jenglot dihadirkan dalam ruang pameran pada khalayak matanya selalu ditutup isolasi warna hitam. Jenglot juga harus diberi makan berupa darah golongan O dicampur minyak wangi, jenglot mampu menghabiskan 50 ml per 3-8 jam. Maka bagi pemilik Jenglot, pada saat-saat tertentu harus membeli darah golongan O di PMI dan dicampur minyak wangi jenis tertentu lalu diberikannya kepada Jenglot melalui saluran infuse yang ditempelkan ke dalam mulut Jenglot. Entah benar atau tidak, ada lagi cerita bahwa Jenglot ini dapat mendatangkan (mengganti) uang dalam jumlah hingga 2-4 milyar rupiah apabila “disempurnakan” oleh seorang Kyai di Ponpes Gontor di daerah Ponorogo. Maka jenis benda pusaka ini sering menjadi buruan orang-orang yang mempercayainya. Selain katanya karena khasiat atau keampuhannya yang dahsyat. Semua cerita itu menjadikan Jenglot memiliki nilai ekslusif dan berharga mahal hingga ratusan juta bahkan milyaran rupiah.